Sabtu, 24 Agustus 2019

JENIS-JENIS JAMUR TIRAM

 1. Jamur Tiram Putih (Peluerotus ostreatus)

   Jamur putih dikenal juga sebagai jamur shimeji (jepang). Jamur ini memiliki tudung dan tubuh buah berwarna putih susu dengan diameter tudung jamur dewasa sekitar 4-10 cm. seluruh bagiannya berwarna putih karena spora tidak berwarna. Kulit tudungnya agak tipis dan licin serta sedikit berminyak, ada yang rata dan ada yang bergelombang serta memiliki banyak cabang dalam satu rumpun. Besar kecilnya masing-masing cabang tidak sama. Jenis jamur ini paling banyak dan populer dibudidayakan di Indonesia, serta paling banyak dijual dipasaran, baik pasar swalayan maupun pasar tradisional.
 
Foto Jamur Tiram Putih (Peluerotus ostreatus)
2. Jamur Tiram Pink (Pleurotus flabellatus)
       Jamur ini di Jepang dikenal dengan sebutan sakura shimeji karena tudungnya berwarna merah muda layaknya warna bunga sakura. Tudung atau tubuh buahnya agak tebal dan jumlah cabangnya dalam satu rumpun lebih sedikit dibandingkan jamur tiram putih dengan diameter tudung sekitar 5-12 cm. Warna pink sangat terlihat jelas saat masih muda dan perlahan memudar seiring bertambahnya umur jamur. Perbedaan antara jamur tiram pink dan jamur tiram putih terletak pada spesiesnya, yakni Flabellatus. Jamur ini dapat mengobati penyakit yang berhubungan dengan darah.
Jamur Tiram Pink Liar di Alam




Jamur Tiram Pink Hasil Budidaya

    3.  Jamur Tiram Abu-Abu (Pleurotus sayor caju)
       Jenis jamur ini memiliki tudung atau tubuh buah berwarna abu-abu dengan diameter tudung antara 4-12 cm. Jumlah cabangnya agak sedikit, sama seperti jamur tiram merah. Mikologi penggolongan jamur ini sam dengan jamur tiram putih, perbedaannya hanya pada spesiesnya. Jamur jenis ini memiliki rasa agak manis.

Jamur Tiram Abu-Abu Hasil Budidaya

Jamur Tiram Abu-Abu Liar di Alam

    4. Jamur Tiram Raja (Pleurotus eryngii)
      Jamur ini disebut juga King Oyster. Jamur ini tidak memiliki cabang, sehingga tidak banyak individu yang terbentuk. Batangnya tebal dan memiliki tekstur yang kenyal seperti jamur Abalone dengan rasa sedikit manis. Jamur jenis ini memiliki daya simpan yang lebih panjang dibandingkan jenis jamur tiram yang lainnya.

Jamur Tiram Raja Hasil Budidaya

Jamur Tiram Raja Liar di Alam

5    5. Jamur Tiram Kuning (Pleurotus citrinopileatus)
      Seperti namanya jamur tiram ini memiliki tudung berwarna kuning cerah dengan diameter 2-5 cm. Jamur ini disebut juga dengan Jamur Tiram Emas. Ekstrak jamur kuning bersifat antioksidan. Selain itu juga, jamur ini berkhasiat sebagai anti tumor/kanker karena mengandung zat lektin.
Jamur Tiram Kuning Hasil Budidaya
 
Jamur Tiram Kuning Tumbuh Liar di Alam

6    6. Jamur Tiram Coklat (Pleurotus cystidiosus)
      Jamur ini dikenal juga dengan nama jamur Abalone. Memiliki tudung yang lebih tebal dibandingkan jamur tiram putih dan berwarna coklat dengan diameter tudung antara 4-10 cm. Memiliki rasa yang lebih gurih daripada jamur tiram putih serta bau yang tajam.

Jamur Tiram Coklat Hasil Budidaya

Jamur Tiram Coklat Yang Tumbuh Liar

7    7. Jamur Tiram Biru (Pleurotus ostreatus columbinus)
      Jamur tiram jenis ini memiliki warna tudung biru keunguan yang berukuran kecil dengan diameter sekitar 4-7 cm serta tubuh buahnya besar dan kaku.

Jamur Tiram Biru Hasil Budidaya

Jamur Tiram Biru yang Tumbuh Liar di Alam